Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

PASTIKAN SABDA RIA NADA BEBAS CORONA


Sosialisasi Penanggulangan Covid 19 di Halaman Masjid Abdurahman Hamzah Sabda Ria Nada Sumbermalang

S@bdarianada.id| Satgas TMMD bekerjasama dengan Polkes Kodim 0823 Situbondo dan Puskesmas Kecamatan Sumbermalang hari ini Senin 23 Maret 2020 melaksanakan sosialisi Penanggulangan Covid 19 dihadapan sejumlah Santri Sabda Ria Nada yang tetap sabar bertahan di pondok ketika sebagian besar lainnya dijemput pulang. 

Acara yang tidak diagendakan sebelumnya ini berlangsung khidmat. Sejumlah santri secara bergantian memperagakan cara membasuh tangan yang benar sesuai prosedur yang direkomindasikan oleh Dinas Kesehatan.

Acara dilanjutkan dengan penyemprotan Desinfektan kesejumlah Fasilitas terutama kamar-kamar para santri. 

Tidak lupa santri juga diajari cara pembuatan Cairan Desinfektan yang katanya bisa menggunakan pemutih pakaian. 

Peneliti Kimia dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Dr. Joddy Arya Laksmono membenarkan bahwa cairan disinfektan bisa dibuat dengan campuran cairan pemutih pakaian atau pembersih lantai. 

"Berdasarkan anjuran dari WHO, bahwa bahan-bahan yang dapat digunakan sebagai desinfektan adalah etanol dan sodium hipoklorit (pemutih). Kebanyakan larutan bahan pemutih rumah tangga mengandung 5 persen sodium hipoklorit (50000 bpja klorin)," kata Joddy, seperti dilansir Kompas.com, Sabtu (21/3/2020)


Masih menurut Joddy,  cairan pemutih pakaian merupakan bahan yang paling kuat dan efektif. Cara membuatnya adalah 5 sendok makan ( 1/3 gelas) pemutih untuk 3,7 liter air atau 4 sendok teh pemutih untuk 1 liter air.


Perlu diketahui bahwa Setiap sudut tempat yang kita kunjungi atau benda-benda umum yang biasa kita sentuh mengandung bakteri, virus, dan mikroorganisme.

Bahkan, berdasarkan penelitian terdapat 600.000 bakteri di setiap inci kulit dari sentuhan yang memicu paparan infeksi berbahaya. Walaupun sebagian besar bakteri atau virus mungkin tidak berbahaya, namun terdapat organisme penyebab penyakit yang disebut dengan patogen mematikan yang mungkin dipaparkan melalui benda mati.

Benda-benda mati tersebut dapat menjadi media virus atau bakteri tumbuh dan berkembang, sehingga sangat penting untuk membersihkannya dengan desinfektan yang tepat secara teratur pada permukaan benda pada fasilitas atau tempat yang sering disentuh orang. 

Dalam sambutannya tidak lupa ketua Yayasan Sabda Ria Nada H.Hasbiallah,S.Ag menyampaikan ungkapan terimaksih yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Situbondo yang telah proaktif memberikan penyuluhan hingga kepelosok-pelosok desa. 

Acara seperti ini tidak hanya efektif memutus sebaran Covid 19 tetapi juga bisa menambah wawasan warga akan perlunya menjaga kebersihan diri dan lingkungan. 

Ketika sebagian besar warga dilanda kecemasan, perhatian dari pemerintah dalam bentuk apapun insyaallah mampu mencairkan semuanya. 

Kepada para santri ketua Yayasan juga menghimbau agar tetap tenang, tidak perlu resah jangan ikut-ikutan pulang seperti yang lain. Kontribusi anda dalam penanganan wabah Corona ini sangat dibutuhkan. Doa Santri Mustajab mampu membuka pintu-pintu langit. 

Jika tugas berdoa diserahkan kepada masyarakat umum tentu sangat terbatas sekali. Jangankan berdoa Shalat pun belum tentu mereka sempat. Mereka sudah terlalu sibuk dengan pekerjaannya masing-masing. 

Tetaplah Istiqomah Shalat berjemah, Tadarrus Alqur'an, Istighasah, membaca Rotibul Haddad seperti hari-hari sebelumnya. Dengan itu semua Insyaallah Badai akan segera berlalu. Amin. 

Jika anda terus bersabar tidak pulang, Allah pasti mengabadikan nama anda sebagai pejuang-pejuang muda yang ikut berkontribusi besar dalam penanganan wabah Corona, Imbuhnya yang disambut tepuk tangan  seluruh peserta. 

Selamat bertugas
Semoga Allah membimbing dan melindungi kita semua, Amin. 

Posting Komentar untuk "PASTIKAN SABDA RIA NADA BEBAS CORONA"