Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

BENSIN LANGKA, BANYAK SISWA MEMILIH ALPA

Masjid Abd.Rahman Hamzah tidak seperti biasanya

Sabdarianada.Id| Sumbermalang — Dampak kelangkaan bahan bakar minyak mulai terasa hingga ke bangku sekolah. Proses belajar mengajar di Lingkungan Pondok Pesantren Sabda Ria Nada sedikit terganggu karena tingkat kehadiran siswa anjlok drastis.

Laporan dari kepala madrasah mencatat jumlah siswa yang hadir pada Selasa pagi ini 8 September 2026 :  

- MA: 67 siswa

- MTs: 46 siswa

- SMK: 32 siswa

Angka tersebut jauh di bawah kapasitas normal di masing-masing jenjang.

Menurut penuturan para wali kelas, sejak semalam grup WhatsApp orang tua sudah dipenuhi pesan perizinan. Alasannya sama: "tidak punya bensin untuk berangkat ke sekolah".

Banyak orang tua mengaku sudah antre di SPBU sejak subuh namun tetap tidak kebagian. Siswa yang rumahnya jauh terpaksa memilih tidak berangkat karena takut kehabisan bensin di tengah jalan.

Penurunan kehadiran siswa sangat terasa saat waktu Jamaah Sholat Dzuhur berlangsung. Masjid Abdurahman Hamzah yang biasanya dipadati siswa, hari ini terlihat lengang. Shaf-shaf yang biasanya penuh, kini hanya terisi sebagian kecil.

Kondisi ini menjadi potret nyata bagaimana kelangkaan BBM tidak hanya mengganggu akademik, tapi juga kegiatan ibadah dan pembinaan siswa di sekolah.

Armada Sekolah Jadi Penolong

Di tengah situasi sulit, 1 unit Armada antar jemput milik Damarkandang Argopuro Walida masih bisa dioperasikan. Berkat armada ini, sebagian siswa dari sektor Kalirejo - Tamansari masih bisa tetap berangkat sekolah.

"Alhamdulillah masih ada armada. Kalau tidak ada, mungkin yang hadir akan lebih sedikit lagi," ujar salah seorang guru

Pihak sekolah berharap pemerintah segera turun tangan menstabilkan distribusi BBM.

"Kami memohon kepada pemerintah, baik pusat maupun daerah, untuk segera memulihkan distribusi bensin. Jangan sampai kegiatan belajar dan pembinaan keagamaan anak-anak terhenti karena persoalan ini. Jika berlarut-larut, target pembelajaran dan pembinaan karakter siswa akan terganggu," tegas Kepala Madrasah.

Pihak sekolah juga mengimbau orang tua untuk tetap memantau kegiatan bela

Armada Sakti penyelamat Santri

jar anak di rumah sambil menunggu situasi kembali normal.

Warga berharap antrean di SPBU segera terurai agar roda pendidikan, ibadah, dan aktivitas masyarakat bisa kembali berjalan lancar.

Semoga Allah mudahkan semua urusan kita, Amin.

Kontributor Pak Anas



Posting Komentar untuk "BENSIN LANGKA, BANYAK SISWA MEMILIH ALPA"