Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

SANTRI HARUS ADA YANG URUS EKONOMI"

KH. FADLULROHMAN ZAINI
PEMBUKAAN CAFE DAMARKANDANG CABANG BANYUWANGI

Sabdarianada.Id | BANYUWANGI - Cafe Damarkandang cabang Banyuwangi  resmi dibuka  Senin malam, 12 Oktober 2026.

Acara pembukaan berlangsung khidmat, magis dan penuh doa. Tidak tanggung-tanggung, manajemen mendatangkan langsung Sabrina Albanjari dari Sumbermalang, Situbondo, untuk mengisi acara pembukaan.

Tampak hadir dalam foto (dari kiri ke kanan) jajaran Muspika, Bapak Lurah setempat, serta para kiai dan tokoh masyarakat yang khusyuk memanjatkan doa. Mereka berdiri melingkar di dalam kafe yang dindingnya dihiasi mural edukasi kopi bertuliskan SABDA RIA NADA dan Kami Hadir di Banyuwangi, untuk tumbuh bersama berbagi.

Puncak acara adalah mauidhoh hasanah oleh pengasuh, Pondok Pesantren Nurul Abror  KH. Fadlulrahman Zaini.

Dalam amanatnya, Kiai Fadhal panggilan akrab beliau, menegaskan pentingnya santri melek ekonomi.

 "Tidak selayaknya semua santri menjadi kiai atau menjadi ustadz. Harus ada yang bersedia mengurus ekonomi, karena Islam datang mengatur kehidupan dunia dan akhirat."

Menurutnya, stigma bahwa pengusaha identik dengan cinta dunia adalah keliru.

 "Tidak berarti karena menjadi pengusaha lalu dikatakan hubbud dunya. Bisa jadi orang yang hanya punya ayam satu ekor itu yang hubbud dunya, jika cintanya pada ayamnya melebihi cintanya kepada Allah dan kepada umat ini."

Kiai Fadhal kemudian mengutip firman Allah SWT sebagai landasan:

قُلْ كُلٌّ يَعْمَلُ عَلَىٰ شَاكِلَتِهِ

"Katakanlah, tiap-tiap orang berbuat menurut keadaannya (bakatnya) masing-masing." (QS. Al-Isra': 84)

"Jika bakatnya bisnis, jangan paksakan jadi kiai. Di bisnis itulah dia ibadahnya kepada Allah," tegas beliau.

Kiai Fadhal mengaku sangat bersyukur Damarkandang yang kini menjadi brand kopi pesantren bisa berekspansi hingga ke Banyuwangi. Ini bukti bahwa pondok pesantren mampu mandiri secara ekonomi tanpa meninggalkan jati diri kesantrian.

Acara ditutup dengan tawasul kepada para auliya' dan leluhur Banyuwangi serta doa bersama untuk keberkahan usaha, dipimpin langsung oleh KH. Fadlulrahman Zaini.

Dengan dibukanya cabang Banyuwangi ini, Damarkandang berharap menjadi ruang baru bagi anak muda, santri, dan masyarakat umum untuk ngopi sambil membangun ekosistem dakwah dan ekonomi yang lebih baik.

Semoga Allah meridhoi setiap langkah kita menjadi berkah buat semua, Amin

__________

Eppaaen_Anas

Posting Komentar untuk "SANTRI HARUS ADA YANG URUS EKONOMI""